Berita Bola Terbaru – Striker Polandia ini tengah jadi sorotan sesudah mengkritik kebijakan transfer Bayern, yang memancing kegeraman dari CEO club Bavaria itu.

CEO Bayern Munich Karl-Heinz Rummenigge mengecam Robert Lewandowski sesudah sang penyerang mengkritik kebijakan transfer juara Jerman itu.

Lewandowski menekan Bayern untuk mengikuti kesibukan transfer raksasa Eropa seperti Paris Saint-Germain serta Barcelona, yang semasing merekrut Neymar serta Ousmane Dembele.

Bayern mengangkut pilar Perancis Corentin Tolisso sebagai pemain termahal selama histori Bundesliga seharga €41 juta dari Olympique Lyon, sesaat James Rodriguez dihadirkan jadi utang dari Real Madrid, ditambah Sebastian Rudy serta Niklas Sule juga didaratkan di Allianz Arena.

Sesudah ia jadi buah bibir karena terasa tidak memperoleh cukup support dari rekanan setim dalam persaingan perebutan top score Bundesliga musim kemarin, Lewandowski kembali memperoleh kecaman dari Rummenigge menyusul kekalahan 2-0 dari Hoffenheim.

” Philippe Coutinho Comeback “

“Sayang sekali, bila dia betul-betul memandangnya sesuai sama itu. Kesetiaan yaitu sisi dari DNA Bayern serta begitu perlu untuk fans kami, ” Rummenigge pada Bild.

“Sejak lama kami mempunyai filosofi serius serta berhasil yang membawa kami mencapai berhasil besar. Saya tetaplah berdasar pada kanselir kami yang menyebutkan harga mesti ditata serta direduksi.

“Roberto kesal dengan transfer PSG. Ia bekerja dengan kami jadi pesepakbola serta hasilkan banyak uang. Saya menyesali apa yang ia katakan. Siapa juga yang mempublikasikan kritik pada club serta rekanan setim juga akan memperoleh problem personal dengan saya.

“Ia sudah buat klaim salah musim kemarin menyusul pertandingan kontra Freiburg, dimana ia mengklaim tidak memperoleh cukup support.

“Saya tidak berfikir kekuasaan pemain setinggi itu. Serta Lewandowski bisa memandangnya saat lihat kontrak. Ia di tandatangani sampai 2021 tanpa ada klausul pelepasan.

“Sayang agennya seringkali jadi rektor spiritualnya. Itu juga berlangsung di masalah ini. Wawancara itu ditata sekitar FC Bayern. Ia menyakiti Robert dengan itu. ”