Bek asal Brasil itu menegaskan masih ingin bertahan di tim Laskar Sape Kerrab pada musim depan.

Bek asal Brasil, Fabiano Beltrame, saat ini sudah berstatus bebas klub. Pada musim 2018, Beltrame tampil impresif di lini belakang Madura United.

Tercatat, dia menjadi bek tersubur di Liga 1 2018 dengan mencetak sembilan gol. Itu membuktikan kelihaiannya tak hanya lugas dalam menghalau serangan lawan, tapi juga tajam di depan gawang musuh.

Bisa jadi, mantan bek Arema FC dan Persija Jakarta ini menjadi salah satu pemain asing yang bakal dipertahankan manajemen Laskar Sape Kerrab pada musim depan. Namun hal itu masih belum bisa dipastikan, termasuk oleh Beltrame sendiri. Meski dia berhasrat untuk terus memperkuat Madura United.

“Ya masih tetap di Madura (United FC), masih ingin tetap. Tapi tergantung manajemen akan mempertahankan saya atau tidak,” ucap Beltrame, seperti dikutip laman resmi klub.

Sepanjang Liga 1 musim ini, bek berusia 36 tahun itu memang menjadi pemain yang paling banyak bermain untuk Madura United bersama Zah Rahan Kranggar. Tercatat dia bermain dalam 31 pertandingan dengan durasi 2.656 menit. Selain torehan sembilan gol, dia juga mengoleksi enam kartu kuning.