Pertandingan Bali United kontra Persija sempat terhenti beberapa kali karena suporter Bali United menyalakan flare.

Pertandingan Persija Jakarta kontra Bali United berlangsung penuh drama di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Minggu (2/12) malam. Berkali-kali laga tersebut dihentikan wasit karena suporter tuan rumah menyalakan flare.

Meski begitu, Persija tetap bisa pulang dengan membawa poin penuh dari lawatannya ini, lantaran berhasil menang dengan skor 2-1. Dua gol tim Macan Kemayoran dicetak Sandi Darman Sute dan Marko Simic, sementara Bali United membalas melalui Stefano Lilipaly.

Menanggapi hal ini, pelatih Persija, Alessandro Stefano Cugurra Rodrigues, mengaku sangat senang anak asuhannya bisa tetap fokus meski laga terhenti lebih dari sekali. Ia pun menyatakan timnya tampil luar biasa di pertandingan tersebut.

“Kami bagus karena mencetak gol cepat. Kami bertahan bagus di babak pertama, meski laga berhenti. Terus tim saya tetap fokus. Di babak kedua kami ingin main serangan balik saja dan akhirnya bisa cetak gol kedua,” kata pria yang karib disapa Teco itu, usai laga.

“Kami sampaikan kepada pemain untuk fokus dan harus bisa main sampai menit terakhir. Situasi seperti ini pemain harus tetap konsentrasi karena Bali United punya pemain depan yang bagus,” tambahnya.

Berkat kemenangan ini Persija menggeser posisi PSM Makassar dari pucuk klasemen. Andritany Ardhiyasa dan kawan-kawan mengoleksi 59 poin atau unggul dua angka dari Juku Eja, yang baru memainkan laga pekan ke-33, Senin (3/12).