Jika Anda punya pendapat bahwa Lionel Messi tidak akan bersinar terang seperti sekarang ini jika berkarier di Liga Primer Inggris, sebaiknya buang jauh-jauh pikiran tersebut.

Performa terkininya saat melawan Tottenham Hotspur di matchday kedua Liga Champions, Kamis (4/10) dini hari WIB, membuktikan sekali lagi bahwa megabintang Barcelona ini tampaknya akan baik-baik saja jika harus menghadapi ketatnya persaingan di sepakbola Inggris.

Dua gol disumbangkan Messi pada malam itu dan seharusnya bisa lebih andai dua tembakannya tidak membentur mistar. Ia juga terlibat tidak langsung dalam mengarsiteki dua gol Barcelona lain seiring dengan kemenangan 4-2 di Wembley.

“Hari ini, kita baru saja menyaksikan Messi yang tampil dengan performa rata-rata, sebab seperti itulah level bermannya di setiap laga!” sanjung bos Tottenham Mauricio Pochettino selepas laga.

Fakta menunjukkan, sepasang gol ke gawang Spurs itu membuat Messi kini sudah menciptakan 22 gol ke gawang klub-klub Inggris. Itu adalah jumlah gelontoran gol terbanyak Messi ketimbang saat melawan tim-tim dari negara lain.

Itu artinya, dari total 105 gol yang sudah dicetak La Pulga di Liga Champions, seperlimanya sendiri bersarang ke gawang tim-tim Liga Primer. Arsenal menjadi yang paling banyak dijebol Messi dan hanya Liverpool satu-satunya tim Inggris yang belum dibobol olehnya.

Dengan torehan 22 gol tersebut ditambah dengan enam assist, praktis penyerang Argentina ini adalah momok menakutkan bagi tim-tim Inggris. Statistik lebih lengkap Messi versus tim-tim Inggris bisa disimak di bawah ini.

Hingga kini, Messi sudah mengemas lima gol di Liga Champions musim ini, membuatnya menjadi topskor sementara kompetisi. Ia menjadi harapan terbaik bagi Barcelona untuk mengakhiri dominasi tiga tahun Real Madrid di Eropa.

Memang masih terlalu dini untuk menyebut tim terbaik di Liga Champions 2018/19 mengingat kompetisi baru bergulir dua pertandingan. Namun soal siapa pemain terbaik sejauh ini, bakal mustahil untuk tidak menyebut satu nama.