Jardim ditegaskan sebagai sosok yang pas dengan proyek yang diusung Monaco.

Pelatih AS Monaco Leonardo Jardim takkan meninggalkan Stade Louis II di musim panas ini, demikian ditegaskan wakil presiden klub Vadim Vasilyev.

Pria asal Portugal itu dikaitkan dengan pekerjaan melatih klub lain dalam beberapa waktu belakangan, termasuk Chelsea Arsenal dan PSG, sebelum dua klub terakhir tersebut menunjuk manajer baru.

Meski begitu, Vasilyev menekankan bahwa pelatih yang sukses mengantar Monaco menjuarai Ligue 1 musim 2016/17 itu tetap akan bertahan di posisinya karena dia adalah sosok “ideal” untuk pekerjaan ini.

“Saat dia [Jardim] tiba, itu sulit, dan saya sempat menemui beberapa kandidat yang lain,” kata Vasilyev.

“Dia memang memiliki masa lalu yang tidak terlalu sukses, itu benar, namun ketika saya berbicara dengan dia, saya bisa merasakan kepribadiannya dan juga kecerdasannya. Saya pun bilang: “Oke, dialah kandidat utama.’.

“Saya senang bahwa itu berhasil karena saya adalah orang di balik kedatangannya ke Monaco.

“Dia itu adalah sosok ideal karena pas dengan proyek klub ini. Sekarang, ini menjadi proyeknya.”

Vasilyev mengakui bahwa pekerjaan melatih Monaco tidak bisa diemban oleh sembarang orang karena klubnya ditinggal sejumlah pemain penting seperti Bernardo Silva, Benjamin Mendy sampai Kylian Mbappe pada musim panas kemarin.

“Ini bukan untuk semua pelatih, ini sangat sulit untuk melihat banyak pemain datang dan pergi,” lanjut pebisnis asal Rusia tersebut. “Dia adalah seorang pelatih yang punya kecerdasan, keberanian dan motivasi untuk bekerja dengan sebuah tim yang terus-terusan dibangun ulang. Itu sangat jarang.”

Monaco mengakhiri musim Ligue 1 kemarin dengan tertinggal 13 poin di belakang sang juara PSG, yang juga mengalahkan mereka di final Coupe de la Ligue.